Beberapa Bahan Pembuatan Jackets

03 Jun 2021. By Redpod Gifts

Jaket merupakan suatu baju bagian luar dengan desain lengan panjang. Dengan penggunaan jackets anda bisa terasa hangat ketika sedang musim dingin. Lalu ketika musim panas jaket juga bisa membantu anda untuk terhindar dari sengatan panas matahari. Tentunya bahan pembuatan jaket juga bermacam-macam. Artikel ini akan memberikan penjelasan kepada anda terkait bahan pembuatan jaket tersebut.

Bahan parasut 

Bahan pembuatan jackets yang pertama adalah bahan parasut. Pada dasarnya bahan ini merupakan suatu bahan yang bisa kedap air. Maka dari itu jaket dengan bahan parasut sangat disarankan untuk digunakan pada saat musim hujan. Akan tetapi sifat lain dari jaket dengan bahan parasut adalah tidak bisa menyerap keringat. Sehingga anda tidak bisa untuk memakainya pada saat sedang keadaan musim panas. Untuk perawatan jaket tersebut bisa dibilang sangat mudah dibersihkan. Alangkah lebih baik lagi bila mencuci jaket tersebut dalam jangkauan waktu yang tidak terlalu sering. Bahan parasut ini sering digunakan untuk pembuatan jaket hoodie, jaket varsity, jaket motor atau jaket olahraga.

Bahan taslan

Bahan yang kedua adalah bahan teslan. Bahan ini memang merupakan salah satu bahan yang sangat populer digunakan dalam pembuatan jaket. Hal ini dikarenakan sifat dari bahan teslan anti air atau waterproof (akan tetapi ada beberapa bahan teslan yang tidak anti air/waterproof). Jika dilihat dengan sepintas maka bahan ini mirip dengan bahan parasut. Akan tetapi ada sedikit pembeda antara kedua bahan tersebut. Pasalnya bahan teslan lebih tebal, terasa lebih lembut, ringan, dan juga lebih kuat dibandingkan dengan bahan parasut. Dengan beberapa sifat tersebut bahan teslan lebih sering digunakan sebagai bahan pembuat jaket seperti jaket motor, jaket varsity, rompi, parka dan jaket keperluan outdoor lainnya. Selain anti air bahan ini ternyata juga tidak mudah akan tembus angin.

Bahan fleece

Bahan yang ketiga adalah bahan fleece. Dimana bahan ini terbuat dari campuran bahan wool dan juga bahan cotton. Jaket dengan bahan dasar fleece akan bisa menyerap air. Selain itu bahan tersebut juga memiliki permukaan yang lembut, dan juga memiliki bulu yang halus. Jaket ini sangat bisa menjaga panas didalam tubuh manusia, sehingga jika anda memakai jaket dengan bahan fleece sudah pasti akan selalu merasa hangat. Penggunaan jaket dengan bahan fleece sangat disarankan untuk dipakai ketika musim dingin dan tidak digunakan ketika musim panas. Perlu anda ketahui bahwa bahan ini juga tersedia dalam berbagai macam jenis. Tentunya setiap jenis dari bahan ini sangat berbeda antara satu sama lainnya. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Cotton fleece

Jenis bahan fleece yang pertama adalah cotton fleece, dimana bahan ini memiliki warna yang terlihat lebih cerah dan memiliki berat yang lebih ringan jika dibandingkan dengan bahan fleece lainnya. Konsentrasi katun yang dimiliki oleh bahan ini terlihat lebih banyak jika dibandingkan dengan polyesternya.

2. Polar fleece

Bahan polar fleece terbuat dari campuran bahan polyester, bahan katun, bahan viscose dan bahan serat sintetik lainnya.

3. Polyester fleece

Bahan polyester fleece memiliki kandungan polyester yang bisa dibilang cukup banyak. Tekstur yang dimilikinya terbilang lebih kaku dan juga terlihat lebih mengkilap daripada bahan lainnya.

4. CVC fleece

Bahan pembuatan dari cvc fleece merupakan 55% cotton combed dan juga 45% viscose. Bahan cvc fleece memiliki sifat mudah menyerap keringat.

Beberapa bahan diatas merupakan bahan yang sering digunakan untuk membuat  jackets. Tentunya untuk memilih bahan jaket bisa anda sesuaikan dengan kondisi musim yang ada didaerah anda.


Kembali ke halaman info & artikel