Tips Membuat Dan Menjual Merchandise Secara Online

24 Jul 2020. By RedPod Gifts

Siapa bilang customized merchandise hanya cocok dibuat untuk kebutuhan promosi bisnis, produk, perusahaan, atau organisasi? Justru Anda bisa memanfaatkannya sebagai peluang usaha sendiri, lho! Apalagi, sekarang Anda bisa manfaatkan jasa para produsen branded merchandise dengan desain yang Anda buat dan siapkan sendiri.

 

Ketika Anda akan membuat dan menjual merchandise secara online, ada banyak hal yang jadi bahan pertimbangan utama. Pasalnya, masing-masing jenis merchandise punya proses produksi yang berbeda-beda. Artinya, harga barangnya juga akan berbeda.

Nah, untuk membantu Anda dalam merencanakan bakal bisnis online Anda sendiri, yuk simak beberapa tips berikut!

 

  1. Tentukan Apa yang Akan Dijual

Pada dasarnya, apa barang yang ingin Anda jual? Jenis barang ini sendiri haruslah sesuai dengan audiens atau pangsa pasar yang jadi segmen Anda. Kemudian, berikan nilai tambah yang melebihi fungsi dasar dari barang yang akan Anda jual.

Misalnya, jika Anda ingin berjualan mug, berikan nilai tambah lewat desain mug yang unik atau menambahkan kata-kata yang lucu dan nyeleneh. Atau Anda bisa berjualan kaos dengan desain yang hanya ada 1 untuk masing-masing produk, sehingga setiap helai kaos yang terjual akan jadi satu-satunya kaos dengan desain tersebut di dunia.

 

  1. Buat Desainnya

Sudah putuskan apa tepatnya barang yang akan dijual? Sekarang, Anda bisa buat desainnya, baik itu gambar, kata atau tagline, logo, dan sebagainya, sesuai dengan konsep yang sudah Anda bayangkan. Sekali lagi, desain inilah yang bisa memberikan nilai tambah atau unik pada barang yang Anda pilih untuk jual. Sebab, toko-toko lain boleh berjualan kaos juga, tapi tunjukkan mengapa kaos yang Anda jual berbeda dan unik lewat desainnya.

Selain kaos, Anda juga bisa berjualan segala jenis merchandise, kok. Apalagi, pada dasarnya berbagai produk yang bisa di-print bisa menjadi merchandise yang dapat dijual. Selain kaos, ada juga tas, mug, jam, dan sebagainya.

 

  1. Buat Desain Sampel (Mockup)

Mockup pada dasarnya masih merupakan desain, tapi diaplikasikan pada barang yang sudah ditentukan sehingga hasil desain menyerupai hasil akhir setelah merchandise diproduksi. Kalaupun Anda tidak punya kemampuan mendesain, Anda bisa gunakan jasa desainer, kok. Di samping itu, ada website dan aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat mockup secara gratis.

 

  1. Pesan Batch Awal

Sudah yakin dengan hasil dari mockup? Kalau iya, pada dasarnya Anda sudah bisa melangkah ke proses produksi, kok. Hanya saja, tak ada salahnya kalau Anda memesan dalam jumlah kecil dulu sebagai pilot batch alias batch awal. Dengan begitu, Anda bisa benar-benar melihat dan merasakan sendiri hasil cetak merchandise yang dipesan, serta melakukan koreksi yang dibutuhkan tanpa merasa kalau biaya produksi yang dikeluarkan mubazir.

Berbagai penyedia jasa produksi merchandise bisa menyediakan layanan sample order, kok. Jadi, pesanan memang akan dibuat dalam jumlah kecil dan digunakan hanya sebagai sampel dari produk akhir.

 

  1. Hitung Biayanya

Menghitung biaya produksi sangat penting agar Anda bisa menentukan harga jual barang. Meski begitu, biaya produksi tidak hanya terbatas pada biaya yang Anda bayarkan kepada pihak jasa produksi merchandise, lho! Masih ada biaya lain yang terhitung sebagai biaya produksi, seperti ongkos kirim dari pabrik ke alamat Anda, biaya pengemasan atau packaging untuk dijual nantinya, dan sebagainya.

 

Masih bingung mencari produsen merchandise untuk produk unik yang akan Anda jual? Tenang saja, karena ada Redpod Gifts yang siap menawarkan solusi untuk Anda, kok! Dengan biaya produksi yang terjangkau dan pilihan barang yang sangat beragam, Anda pasti bisa wujudkan bisnis merchandise online yang selama ini Anda inginkan!


Kembali ke halaman info & artikel